Contoh soal kimia materi struktur atom untuk kelas X silahkan mencoba...
Showing posts with label Senior High School. Show all posts
Showing posts with label Senior High School. Show all posts
Saturday, June 27, 2015
Friday, December 19, 2014
Content Representation (CoRe) Pelajaran Kimia Materi Minyak Bumi
Content Representation (CoRe) Minyak Bumi untuk Program Studi
Teknik Otomotif
No
|
Pertanyaan
|
Ide/Konsep
Besar
|
|||||||
Minyak
Bumi
|
Fraksinasi
minyak bumi
|
Bensin
|
Solar
|
Oli
|
Pengolahan
oli bekas
|
Dampak
pembakaran minyak bumi
|
Upaya
mengurangi dampak pembakaran minyak bumi
|
||
1
|
Apa yang anda inginkan untuk dipelajari siswa
dari ide ini
|
Proses pembentukan minyak bumi dan penggolahan
minyak bumi.
|
Proses fraksinasi minyak bumi dan macam-macam
hasil fraksinasi minyak bumi.
|
Kualitas bensin, sifat bensin, angka oktan, struktur
dari komponen penyusun bensin, zat aditif yang ditambahkan pada bensin,
kontaminan pada bensin.
|
Sifat solar, kualitas solar, angka cetan, zat
aditif pada solar, keuntungan dan kerugian pemakaian solar, kontaminan pada
solar.
|
Kegunaan oli, jenis oli, kontaminan yang terdapat
pada oli
|
Proses pengolahan oli bekas
|
Dampak pembakaran minyak bumi, terutama bahan
bakar kendaraan bermotor terhadap lingkungan dan kesehatan.
|
Upaya yang dapat dilakukan untuk mengurangi
dampak pembakaran minyak bumi, terutama bahan bakar kerndaraan bermotor.
|
2
|
Mengapa hal ini penting untuk diketahui oleh
siswa (terkait dengan kompetensi keahlian)
|
Pemahaman mengenai minyak bumi menjadi dasar bagi
siswa untuk memahami senyawa hasil pengolahan minyak bumi
|
Agar siswa memahami proses fraksinasi minyak
bumi.
|
Agar siswa memahami sifat, karakteristik dan
jenis bensin.
|
Agar siswa memahami sifat dan karakteristik solar.
|
Agar siswa memahami sifat dan karakteristik oli.
|
Agar siswa memahami proses pengolahan oli bekas
sehingga dapt meminimalisir pencemaran lingkungan.
|
Dengan pemahaman mengenai dampak pembakaran bahan
bakar kendaraan bermotor yang berasal dari minyak bumi siswa dapat
meminimalisir dampak dari pembakaran bahan bakar minyak bagi lingkungan dan
kesehatan.
|
Dengan adanya pemahaman mengenai upaya
penanggulangan dampak pembakaran bahan bakar kendaraan bermotor, siswa dapat
ikut serta melakukan aksi nyata untuk meminimalisir dampak dari pembakaran
bahan bakar minyak.
|
3
|
Hal lain dari ide/konten ini yang anda ketahui
tetapi belum saatnya diketahui siswa
|
Proses pencarian lahan yang mengandung minyak
bumi sehingga dapat dilakukan penambangan.
|
Rumus senyawa hasil fraksinasi minyak bumi.
|
Struktur zat aditif yang ditambahkan pada bensin,
penggunaan bahan bakar alternatif pengganti bensin.
|
Penggunaan bahan bakar alternatif pengganti
solar.
|
Perbedaan oli mineral dengan oli sintetis.
|
Standar penggunaan oli (viskositas oli) di
berbagai negara.
|
Senyawa-senyawa yang berkontribusi dalam
memberikan efek negatif dari pembakaran bahan bakar kendaraan bermotor.
|
Penggunaan bahan bakar alternatif.
|
4
|
Kesulitan/keterbatasan yang terkait dengan cara
mengajarkan konten ini
|
Struktur senyawa minyak mentah yang sulit.
|
Kesulitan
dalam hal penyamaan persepsi mengenai perbedaan jumlah fraksi minyak bumi
dari berbagai literatur.
|
Keterbatasan dalam penamaan senyawa dalam bensin
secara IUPAC
|
Keterbatasan dalam penamaan senyawa dalam solar
secara IUPAC
|
Kesulitan dalam menunjukkan reaksi kimia yang
terjadi pada penggunaan oli.
|
Kesulitan dalam menunjukkan contoh nyata
pengolahan oli bekas yang ada di sekitar kita.
|
-
|
-
|
5
|
Pengetahuan akan pemikiran siswa yang
mempengaruhi cara anda mengajarkan konten ini
|
Minyak bumi mengandung kata bumi yang mengacu
bahwa minyak bumi diambil/ditambang dari dalam bumi. Proses pembentukan
minyak berlangsung selama berjuta-juta tahun.
|
Terdapat banyak senyawa yang dihasilkan dari
fraksinasi minyak bumi.
|
Pertamax memiliki kualitas yang lebih baik
daripada bensin dan memiliki harga yang lebih tinggi.
|
Solar digunakan dalam kendaraan bermesin diesel.
|
Oli digunakan sebagai pelumas mesin.
|
Oli pada kendaraan bermotor yang bekas berwarna
hitam legam dan menyebabkan pencemaran.
|
Pembakaran minyak bumi, terutama bahan bakar
kendaraan bermotor mengakibatkan beberapa dampak negatif.
|
Dampak pembakaran terutama bahan bakar kendaraan
bermotor perlu ditanggulangi karena udara yang ada di sekitar semakin tercemar.
|
6
|
Faktor lain yang mempengaruhi cara anda
mengajarkan konten ini
|
Keterbatasan waktu untuk mempelajari materi
secara menyeluruh.
|
Keterbatasan waktu untuk mempelajari materi
secara menyeluruh karena banyak senyawa yang dihasilkan dari fraksinasi
minyak bumi.
|
Keterbatasan pengetahuan awall siswa mengenai
bensin.
|
Keterbatasan pengetahuan awall siswa mengenai
solar.
|
Keterbatasan waktu.
|
Keterbatasan pengetahuan siswa.
|
Keterbatasan pengetahuan siswa.
|
Keterbatasan pengetahuan siswa.
|
7
|
Prosedur mengajar (dan alasan khusus untuk
menggunakannya)
|
Diskusi kelompok (siswa mendiskusikan proses pembentukan
dan penggolahan minyak bumi sebagai awa pengetahuan siswa mengenai materi
minyak bumi).
|
Diskusi informasi (siswa mendiskusikan mengenai
fraksinasi minyak bumi dan guru memberi penguatan kepada siswa).
|
Diskusi informasi (siswa mendiskusikan mengenai
karakteristik dan sifat bensin kemudian guru memberi penguatan kepada siswa).
|
Diskusi informasi (siswa mendiskusikan mengenai
karakteristik dan sifat solar kemudian guru memberi penguatan kepada siswa).
|
Diskusi informasi (siswa mendiskusikan mengenai karakteristik
oli kemudian guru memberi penguatan kepada siswa).
|
Diskusi informasi (siswa dihadapkan pada isu
mengenai fakta oli bekas kendaraan bermotor jumlahnya sangat banyak dan belum
diolah secara optimal).
|
Diskusi kelompok (siswa dihadapkan pada isu kendaraan
bermotor jumlahnya sangat banyak dan mengakibatkan berbagai dampak negatif).
|
Diskusi kelompok (siswa mendiskusikan hal-hala
yang dapat dilakukann untuk menanggulangi dampak pembakaran bahan bakar
kendaraan bermotor).
|
8
|
Cara spesifik unntuk memastikan pemahaman atau
kebingungan siswa mengenai konten inni
|
Presentasi hasil diskusi, tes tertulis.
|
Presentasi hasil diskusi, tes tertulis.
|
Mengerjakan latihan soal, tes tertulis.
|
Mengerjakan latihan soal, tes tertulis.
|
Mengerjakan latihan soal, tes tertulis.
|
Mengerjakan latihan soal, tes tertulis.
|
Presentasi hasil diskusi, tes tertulis.
|
Presentasi hasil diskusi, tes tertulis.
|
Pap-eR Pelajaran Kimia untuk ide “Angka oktan pada bensin”
Pap-eR untuk ide “Angka
oktan pada bensin”
Memahami
apa itu angka oktan
PaP-eR ini mendiskusikan tentang
pentingnya mengembangkan pemahaman siswa tentang konsep angka oktan yang
menyatakan kualitas dari suatu jenis bensin.
Bensin merupakan salah satu hasil dari
distilasi bertingkat minyak bumi. Sebelum mempelajari mengenai angka oktan,
siswa belajar terlebih dahulu mengenai minyak bumi terutama mengenai proses
fraksinasi minyak bumi (pemisahan minyak bumi dengan cara distilasi
bertingkat). Saya menganggap ide mengenai angka oktan pada bensin ini cenderung
mudah dipahami oleh siswa dan sering didengar oleh siswa. Namun, berdasarkan
pengalaman siswa belum mengetahui dengan sungguh-sungguh apa itu angka oktan
dan jenis bensin dengan angka oktan yang tepat untuk kendaraan bermotor.
Beberapa percakapan yang mungkin terjadi
antara siswa dalam kelompok ketika mereka melakukan pengamatan tentang bensin,
seperti:
A : apa yang terjadi?
B : warnanya berbeda beda
A : Apakah semua itu termasuk dalam
kategori bensin?
B : Mungkin, setahu saya yang berwarna
kuning itu adalah bensin jenis premium
X : Apa itu yang berwarna biru
kehijauan?
Y : Sepertinya itu bukan premium, apakah
itu pertamax?
Ketika siswa melakukan diskusi ketika
melihat perbandingan jenis-jenis bensin yang ada di Indonesia ketika ditinjau
dari warnanya. Siswa mengamati perubahan warna yang ada pada berbagai jenis
bensin yang ada, akan tetapi masih banyak yang belum mengaitkan degan topik
utama, yaitu mengenai angka/bilangan oktan. Oleh karena itu, saya berusaha
melakukan beberapa hal seperti memancing siswa untuk bertanya sebelum
membimbing mereka lebih lanjut melalui diskusi mandiri dalam kelompok. Ketika
siswa dipancing untuk bertanya maka secara tidak langsung saya arahkan kepada
ide bahwa masing-masing jenis bensin yang ada di pasaran memiliki angka oktan
yang berbeda-beda.
Kami melakukan aktivitas yang berupa
diskusi untuk menggali lebih dalam pengetahuan mengenai bensin, khususnya mengenai
angka oktan. Siswa diajak memikirkan mengenai perbedaan berbagai jenis bensin
secara fisik dan diikuti dengan sifat kimianya. Siswa juga diajak memikirkan
mengenai hubungan antara pembakaran yang terjadi dalam mesin dengan angka oktan
yang terdapat pada bensin.
Ketika saya berpikir siswa mempunyai
ide, saya mendorong mereka untuk semakin ingin tahu mengenai angka oktan. Siswa
kemudian saya arahkan untuk mulai mencari tahu serta mendiskusikan jawaban
bersama anggota kelompoknya. Saya memberikan lembar pemasalahan untuk didiskusi
oleh peseta didik dalam kelompok kecil.
Apakah
angka oktan pada bensin itu?
|
|
Permasalahan
|
Keputusan
kelompok (serta alasan)
|
Kenapa bensin yang ada di Indonesia
memiliki beberapa warna?
|
|
Apa saja kandungan pada bensin?
|
|
Kenapa ada bensin yang disebut
pertamax 92?
|
|
Apa perbedaannya dengan premium?
|
|
Bensin manakah yang bagus untuk
kendaraan kita?
|
|
Sebagai perkembangan diskusi, saya berkeliling
dan mendengarkan. Percakapan yang mungkin muncul:
A : kenapa disebut dengan angka oktan?
B : apa karena terdapat senyawa oktana
di dalam bensin?
X : Bensin terdiri dari senyawa apa
saja?
Y : mungkin senyawa oktana, karena ada
yang disebut dengan bilangan oktan dalam bensin
X : Apakah pertamax 92 dan 95 termasuk
jenis bensin?
Y : sepertinya iya, lalu apakah solar
juga suatu bensin?
C : Kenapa ada 2 jenis pertamax dan ada
juga yang disebut premium?
D : Mungkin ada hubungannya dengan nilai
oktan atau adakah faktor lain yang mempengaruhinya
Jika saya mendengar apa yang dikatakan
oleh D maka saya akan menyimpan ide yang dikemukakan oleh D untuk pelajaran
selanjutnya ketika saya ingin mengembangkan materi mengenai zat-zat yang
mempengaruhi angka oktan. Saya ingin siswa mengetahui bahwa ada banyak zat yang
dapat ditambahkan ke dalam bensin dan dapat
mempengaruhi angka oktan dari suatu bensin. Saya juga ingin siswa tahu
bahwa ada beberapa zat aditif yang ditambahkan dapat menghasilkan efek negatif.
Pada akhirnya saya ingin agar peserta
didik dapat mempertimbangkan bensin yang memiliki angka oktan yang sesuai
dengan kendaraan bermotor yang sering digunakan oleh siswa. Seperti percakapan
yang mungkin terjadi pada paparan sebelumnya:
A : Apa yang terjadi?
B : Beberapa jenis bensin memiliki warna
yang berbeda untuk membedakan secara fisik angka oktannya.
A : Apakah bedanya bensin dengan angka
oktan yang berbeda-beda itu
B : Semakin tinggi angka oktannya maka
semakin baik kualitas dari suatu bensin
X : Apa perbedaan premium dengan
pertamax?
Y : Selain angka oktannya yang berbeda,
pada pertamax biasanya ditambahkan zat aditif lain yang memiliki efekyang
positif bagi mesin kendaraan
Percakapan seperti ini antara siswa
menjelaskan saya bahwa siswa mulai paham mengenai angka oktan yang ada pada
kendaraan. Tidak hanya pada sifat fisiknya saja tetapi mulai mengetahui sifat
bensin secara mendalam/secara kimia dan siswa siap untuk belajar lebih lanjut
mengenai bensin.
Subscribe to:
Posts (Atom)