Friday, December 19, 2014

Pap-eR Pelajaran Kimia untuk ide “Angka oktan pada bensin”



Text Box: Kristin Agustina Pratiwi
11303241033
Pendidikan Kimia 2011
Pap-eR untuk ide “Angka oktan pada bensin”

Memahami apa itu angka oktan
PaP-eR ini mendiskusikan tentang pentingnya mengembangkan pemahaman siswa tentang konsep angka oktan yang menyatakan kualitas dari suatu jenis bensin.
Bensin merupakan salah satu hasil dari distilasi bertingkat minyak bumi. Sebelum mempelajari mengenai angka oktan, siswa belajar terlebih dahulu mengenai minyak bumi terutama mengenai proses fraksinasi minyak bumi (pemisahan minyak bumi dengan cara distilasi bertingkat). Saya menganggap ide mengenai angka oktan pada bensin ini cenderung mudah dipahami oleh siswa dan sering didengar oleh siswa. Namun, berdasarkan pengalaman siswa belum mengetahui dengan sungguh-sungguh apa itu angka oktan dan jenis bensin dengan angka oktan yang tepat untuk kendaraan bermotor.
Beberapa percakapan yang mungkin terjadi antara siswa dalam kelompok ketika mereka melakukan pengamatan tentang bensin, seperti:
A : apa yang terjadi?
B : warnanya berbeda beda
A : Apakah semua itu termasuk dalam kategori bensin?
B : Mungkin, setahu saya yang berwarna kuning itu adalah bensin jenis premium

X : Apa itu yang berwarna biru kehijauan?
Y : Sepertinya itu bukan premium, apakah itu pertamax?
Ketika siswa melakukan diskusi ketika melihat perbandingan jenis-jenis bensin yang ada di Indonesia ketika ditinjau dari warnanya. Siswa mengamati perubahan warna yang ada pada berbagai jenis bensin yang ada, akan tetapi masih banyak yang belum mengaitkan degan topik utama, yaitu mengenai angka/bilangan oktan. Oleh karena itu, saya berusaha melakukan beberapa hal seperti memancing siswa untuk bertanya sebelum membimbing mereka lebih lanjut melalui diskusi mandiri dalam kelompok. Ketika siswa dipancing untuk bertanya maka secara tidak langsung saya arahkan kepada ide bahwa masing-masing jenis bensin yang ada di pasaran memiliki angka oktan yang berbeda-beda.
Kami melakukan aktivitas yang berupa diskusi untuk menggali lebih dalam pengetahuan mengenai bensin, khususnya mengenai angka oktan. Siswa diajak memikirkan mengenai perbedaan berbagai jenis bensin secara fisik dan diikuti dengan sifat kimianya. Siswa juga diajak memikirkan mengenai hubungan antara pembakaran yang terjadi dalam mesin dengan angka oktan yang terdapat pada bensin.
Ketika saya berpikir siswa mempunyai ide, saya mendorong mereka untuk semakin ingin tahu mengenai angka oktan. Siswa kemudian saya arahkan untuk mulai mencari tahu serta mendiskusikan jawaban bersama anggota kelompoknya. Saya memberikan lembar pemasalahan untuk didiskusi oleh peseta didik dalam kelompok kecil.

Apakah angka oktan pada bensin itu?
Permasalahan
Keputusan kelompok (serta alasan)
Kenapa bensin yang ada di Indonesia memiliki beberapa warna?

Apa saja kandungan pada bensin?

Kenapa ada bensin yang disebut pertamax 92?

Apa perbedaannya dengan premium?

Bensin manakah yang bagus untuk kendaraan kita?

Sebagai perkembangan diskusi, saya berkeliling dan mendengarkan. Percakapan yang mungkin muncul:
A : kenapa disebut dengan angka oktan?
B : apa karena terdapat senyawa oktana di dalam bensin?

X : Bensin terdiri dari senyawa apa saja?
Y : mungkin senyawa oktana, karena ada yang disebut dengan bilangan oktan dalam bensin
X : Apakah pertamax 92 dan 95 termasuk jenis bensin?
Y : sepertinya iya, lalu apakah solar juga suatu bensin?

C : Kenapa ada 2 jenis pertamax dan ada juga yang disebut premium?
D : Mungkin ada hubungannya dengan nilai oktan atau adakah faktor lain yang mempengaruhinya

Jika saya mendengar apa yang dikatakan oleh D maka saya akan menyimpan ide yang dikemukakan oleh D untuk pelajaran selanjutnya ketika saya ingin mengembangkan materi mengenai zat-zat yang mempengaruhi angka oktan. Saya ingin siswa mengetahui bahwa ada banyak zat yang dapat ditambahkan ke dalam bensin dan dapat  mempengaruhi angka oktan dari suatu bensin. Saya juga ingin siswa tahu bahwa ada beberapa zat aditif yang ditambahkan dapat menghasilkan efek negatif.
Pada akhirnya saya ingin agar peserta didik dapat mempertimbangkan bensin yang memiliki angka oktan yang sesuai dengan kendaraan bermotor yang sering digunakan oleh siswa. Seperti percakapan yang mungkin terjadi pada paparan sebelumnya:
A : Apa yang terjadi?
B : Beberapa jenis bensin memiliki warna yang berbeda untuk membedakan secara fisik angka oktannya.
A : Apakah bedanya bensin dengan angka oktan yang berbeda-beda itu
B : Semakin tinggi angka oktannya maka semakin baik kualitas dari suatu bensin

X : Apa perbedaan premium dengan pertamax?
Y : Selain angka oktannya yang berbeda, pada pertamax biasanya ditambahkan zat aditif lain yang memiliki efekyang positif bagi mesin kendaraan
Percakapan seperti ini antara siswa menjelaskan saya bahwa siswa mulai paham mengenai angka oktan yang ada pada kendaraan. Tidak hanya pada sifat fisiknya saja tetapi mulai mengetahui sifat bensin secara mendalam/secara kimia dan siswa siap untuk belajar lebih lanjut mengenai bensin.

0 comments:

Post a Comment