Thursday, May 8, 2014

RPP evaluasi dampak pembakaran hidrokarbon terhadap lingkungan dan kesehatan

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN

Nama sekolah              : SMA Negeri ....
Mata Pelajaran            : Kimia
Kelas/Semester            : XI/1
Materi pokok         : Dampak pembakaran senyawa hirokarbon terhadap lingkungan dan kesehatan
Alokasi waktu             : 20 menit


A.      Kompetensi Inti
KI 1 Menghayati dan mengamalkan ajaran agama yang dianutnya
KI 2 Menghayati dan mengamalkan perilaku jujur, disiplin, dan tanggung jawab, peduli (gotong-royong, kerja sama, toleran, damai), santun, responsif dan pro-aktif dan menunjukkan sikap sebagai bagian dari solusi atas permasalahan dalam berinteraksi secara efektif dengan lingkungan sosial dan alam serta dalam menempatkan diri sebagai cerminan bangsa dalam pergaulan dunia
KI 3 Memahami, menerapkan, menganalisis pengetahuan faktual, konseptual, prosedural berdasarkan rasa ingintahunya tentang ilmu pengetahuan, teknologi, seni, budaya, dan humaniora dengan wawasan kemanusiaan, kebangsaan, kenegaraan, dan peradaban terkait penyebab fenomena dan kejadian, serta menerapkan pengetahuan prosedural pada bidang kajian yang spesifik sesuai dengan bakat dan minatnya untuk memecahkan masalah.
KI 4 Mengolah, menalar, dan menyajikan dalam ranah abstrak terkait dengan pengembangan dari yang dipelajarinya di sekolah secara mandiri, dan mampu menggunakan metoda sesuai kaidah keilmuan

B.       Kompetensi Dasar
KD dari KI-3
3.3 Mengevaluasi dampak pembakaran senyawa hidrokarbon terhadap lingkungan dan kesehatan serta cara mengatasinya.

C.      Indikator Pencapaian Kompetensi
3.3.1        Menyampaikan dampak pembakaran senyawa hidrokarbon terhadap lingkungan dan kesehatan melalui hasil diskusi.

D.      Tujuan Pembelajaran Pencampaian Kompetensi
1. Siswa dapat menjelaskan senyawa apa saja yang timbul akibat pembakaran hidrokarbon melalui diskusi.
2. Siswa dapat menjelaskan dampak senyawa hasil pembakaran hidrokarbon terhadap kesehatan melalui diskusi.
3. Siswa dapat menjelaskan dampak senyawa hasil pembakaran hidrokarbon terhadap lingkungan melalui diskusi.

D.      Materi Pokok
1.      Sumber Bahan Pencemaran akibat pembakaran hidrokarbon
a.       Pembakaran tidak sempurna
Pembakaran pada mesin kendaraan biasanya tidak sempurna sehingga asap kendaraan masih mengandung karbon monoksida (CO), jelaga, dan sisa bahan bakar (hidrokarbon).
b.      Pengotor dalam bahan bakar
Pembakaran bahan bakar fosil biasanya menghasilkan hasil samping oksida belerang SO2 atau SO3 karena bahan bakar fosil biasanya mengandung sedikit belerang.
c.       Bahan aditif dalam bahan bakar
TEL, Pb(C2H5)4 merupakan bahan aditif pada bensin. Pembakaran bensin bertimbal akan menghasilkan partikel timah hitam berupa PbBr2.
2.      Asap Buang Kendaraan Bermotor
Komposisi dari suatu contoh asap kendaraan bermotor
Gas
% Volume
Nitrogen
78
Karbon dioksida
9
Karbon monoksida
6
Oksigen
4
Hidrogen
2
Hidrokarbon
0.2
Oksida nitrogen
0.05-0.4
Belerang dioksida
0.006
Terdapat juga uap air dan karbon. Timbal terdapat dalam asap kendaraan yang menggunakan bensin bertimbal.
3.      Gas Hasil Pembakaran
a.      Karbon dioksida (CO2)
Gas CO dihasilkan secara alami dari proses pernafasan dan pembakaran sempurna berbagai senyawa hidrokarbon. Gas CO2 tidak membahayakan kesehatan tetapi pada konsentrasi tinggi dapat menyebankan pingsan karena CO2 menggantikan posisi O2 di dalam tubuh sehinga tubuh kekurangan oksigen.
Karbon dioksida tergolong gas rum
ah kaca, sehingga peningkatan kadar CO2 di udara dapat meningkatkan suhu permukaan bumi. Peningkatan suhu bumi karena meningkatnya kadar gas-gas rumah kaca disebut pemanasan global. Pemanasan global mempengaruhi iklim, mencairnya es di kutub, dan lain-lain.
Jumlah penduduk, kendaraan bermotor, dan industri yang menggunakan bahan bakar minyak bumi semakin meningkat sehingga jumlah CO2 yang dihasilkan juga semakin  meningkat. Sementara jumlah pepohonan semakin berkurang karena pembukaan lahan baru. Akibatnya, pemanfaatan CO2 oleh tumbuhan juga semakin berkurang yang menyebabkan terganggunya keseimbangan CO2. Kadar CO2 di udara menjadi berlebih dan membentuk lapisan CO2.
Sinar ultra violet (UV) dan sinar tampak yang berhasil menembus atmosfer bumi sebagian diserap oleh berbagai makhluk maupun zat yang ada di bumi dan sebagian lagi dipantulkan kembali ke angkasa dalam bentuk sinar inframerah (IR) yang lebih hangat. Lapisan CO2 di atmosfer akan menahan sinar inframerah yang dipantulkan bumi sehingga bumi tetap hangat karena sinar inframerah tersebut membawa energi panas. Namun, jika lapisan CO2 terus bertambah maka akan meningkatkan suhu bumi. Gejala pemanasan bumi akibat lapisan CO2 inilah yang disebut dengan efek rumah kaca (green house effect). Efek gas rumah kaca sebenarnya berfungsi sebagai selimut yang menjaga suhu permukaan bumi rata-rata sekitar suhu 15oC, tanpa gas rumah kaca diperkirakan sekitar -25 oC.

b.      Karbon monoksida (CO)
Sumber keberadaan gas CO ini adalah pembakaran yang tidak sempurna dari bahan bakar minyak bumi. Salah satunya adalah pembakaran bensin, di mana pada pembakaran yang terjadi di mesin motor, dapat menghasilkan pembakaran tidak sempurna dengan reaksi sebagai berikut.
2 C8H18(g) + 17 O2(g) → 16 CO(g) + 18 H2O(g)
Sumber lain yang menyebabkan terjadinya gas CO, selain pembakaran tidak sempurna bensin adalah pembakaran tidak sempurna yang terjadi pada proses industri, pembakaran sampah, pembakaran hutan, kapal terbang, dan lain-lain. Namun demikian, penyebab utama banyaknya gas CO di udara adalah pembakaran tidak sempurna dari bensin, yang mencapai 59%.
Gas CO tidak berwarna dan berbau serta bersifat racun. Gas CO dapat menimbulkan rasa sakit pada mata, saluran pernafasan, dan paru-paru. Bila masuk ke dalam darah melaui pernafasan, gas CO bereaksi dengan darah membentuk COHb (karboksihemoglobin).
CO + Hb → COHb
Afinitas CO terhadap Hb 300 kali lebih besar daripada O, bahkan Hb yang telah mengikat oksigen dapat diserang oleh CO. Jadi CO menghalangi fungsi vital Hb untuk membawa oksigen bagi tubuh. Ambang batas CO diudara sebesar 20 ppm. Udara yang mengandung CO dengan kadar lebih dari 100 ppm akan mengakibatkan sakit kepala dan gangguan pernafasan dan kadar yang lebih tinggi dapat mengakibatkan kematian.

c.       Oksida Belerang (SO2 dan SO3)
Jika gas SO­2 dan SO3 bercampur dengan air, maka dapat menyebabkan terbentuknya H2SO4 yang bersifat korosif dan menyebabkan terjadinya hujan asam. Selain itu juga dapat menyebabkan iritasi pada saluran pernafasan.

d.      Oksida Nitrogen (NO dan NO2)
Dampak negatif dari oksida nitrogen antara lain:
·         Merusak kehidupan tanaman dan binatang.
·         Mengganggu kesehatan manusia karena menimbulkan iritasi pada saluran pernafasan.
·         Bersifat korosif
·         Menimbulkan hujan asam
·         Menimbulkan asbut (asap-kabut) yang dapat menyebabkan berkurangnya daya pandang, iritasi pada mata dan saluran pernafasan, tanaman menjadi layu, dan menurunnya kualitas materi.

e.       Partikel timbal hitam
Senyawa timbal dari udara dapan mengendap pada tanaman sehingga bahan makanan dapat terkontaminasi. Pada kadar yang tinggi dapat menyebabkan keracunan timbal. Keracunan timbal ringan dapat menyebabkan sakit kepala. Mudah teriritasi, mudah lelah, dan depresi. Keracunan yang lebih hebat dapat menyebabkan kerusakan otak, hati, dan ginjal.


E.       Strategi Pembelajaran
1.      Pendekatan                : Student centered
2.      Metode                       : Diskusi informasi
3.      Sumber                       :
a.       Kimia Kelas X oleh Michael Purba dan Sunardi, Erlangga Jakarta
b.      Kimia dan Kecakapan Hidup oleh Joko Wismono, dkk, Ganeca Exact Jakarta
4.      Media/alat                  : ppt, white board, spidol, video

F.      Kegiatan Pembelajaran
No
DESKRIPSI KEGIATAN
ALOKASI WAKTU
KET.
1.
PENDAHULUAN
1. Berdoa dan memeriksa kehadiran siswa
2. Siswa menerima informasi materi serta tujuan pembelajaran
3.      Apersepsi
a. Guru memperlihatkan kepada siswa korek api gas.
b. Guru menanyakan kepada siswa isi dari korek api gas, apakah termasuk golongan senyawa hidrokarbon?
c. Salah satu siswa mencoba menyalakan korek api gas tersebut dan siswa lain mengamati.
d. Guru menanyakan kepada siswa apa yang terjadi saat korek api gas tersebut menyala.
e. Siswa diingatkan apakah sudah membaca materi pelajaran mengenai dampak pembakaran senyawa hidrokarbon seperti yang ditugaskan pada pertemuan sebelumnya atau belum, jika belum siswa diberi waktu sebentar untuk membaca materi mengenai dampak pembakaran senyawa hidrokarbon.
4 menit

2.
KEGIATAN INTI
1. Siswa dibagi menjadi beberapa kelompok, satu kelompok terdiri dari 3-4 orang.
2.     Siswa dibagikan lembar diskusi yang berisi pertanyaan yang akan didiskusikan berdasarkan video mengenai dampak pembakaran hidrokarbon terhadap lingkungan dan kesehatan yang ditayangkan.
3.      Siswa menyaksikan video yang ditayangkan oleh guru.
4.      Guru menanyakan kepada siswa apakah ada yang ingin ditanyakan video mengenai dampak pembakaran hidrokarbon terhadap lingkungan dan kesehatan. Adakah yang kurang jelas dari video yang ditayangkan serta apakah video perlu diulang?
5. Siswa melakukan diskusi mengenai dampak pembakaran senyawa hidrokarbon terhadap lingkungan dan kesehatan.
6. Siswa mempresentasikan hasil diskusi di depan kelas.
7. Guru memberikan penguatan kepada siswa mengenai materi dampak pembakaran senyawa hidrokarbon terhadap lingkungan dan kesehatan
14 menit
Tatap muka
3.
PENUTUP
1. Siswa bersama-sama dengan guru menyimpulkan hasil diskusi.
2. Siswa diberikan tugas untuk dikumpul pada pertemuan selanjutnya.
2 menit
Penugasan terstruktur



G.  Penilaian
No
Aspek
Mekanisme dan Prosedur
Instrumen
Keterangan
1.
Sikap
-          Observasi Kerja Kelompok
- Lembar Observasi

2.
Pengetahuan
-          Penugasan
-          Soal Penugasan

3.
Ketrampilan
-          Kinerja Presentasi
-          Kinerja Presentasi




Yogyakarta, 28 April 2014
Guru Mata Pelajaran



 






LEMBAR DISKUSI
Petunjuk mengerjakan:
1.      Siswa dibagi menjadi beberapa kelompok, 1 kelompok terdiri dari 3-4 orang.
2.      Siswa mengamati dan menganalisis video yang ditayangkan.
3.      Siswa menjawab pertanyaan dibawah ini dan mempresentasikannya di depan kelas.

Pertanyaan:
1.      Deskripsikan pengamatan anda setelah melihat tayangan video mengenai dampak pembakaran senyawa hidrokarbon terhadap lingkungan dan kesehatan!
2.      Senyawa apa saja yang dihasilkan dari pembakaran hidrokarbon sehingga dapat memberikan dampak negatif bagi lingkungan dan kesehatan?
3.      Apa saja dampak pembakaran senyawa hidrokarbon bagi lingkungan kita?
4.      Apa saja dampak pembakaran senyawa hidrokarbon bagi kesehatan kita?



TUGAS DI RUMAH

1.      Salah satu cara mengurangi bahan pencemar yang berasal dari asap kendaraan bermotor adalah memasang pengubah katalitik (catalytic converter) pada knalpot kendaraan. Jelaskan peranan pengubah katalitik (catalytic converter) tersebut! Beserta gambarnya!


Jawaban:
1.      Pengubah katalitik (catalytic converter) berupa silinder dari baja yang berisi struktur seperti sarang lebah yang dilapisi katalis (biasanya platina). Pada separo bagian pertama dari pengubah katalitik terjadi reaksi:
Pada bagian berikutnya, jika masih ada hidrokarbon dan karbon monoksida maka senyawa tersebut akan dioksidasi menjadi karbon dioksida dan air.







LEMBAR PENGAMATAN SIKAP

Mata Pelajaran            : Kimia
Kelas/Semester            : XI/ 1
Tahun Ajaran              : 2014-2015
Waktu Pengamatan     : 20 menit

Indikator perkembangan sikapreligius,tanggung jawab,peduli,responsif, dansantun
1.      BT (belum tampak) jika sama sekali tidak menunjukkan usaha sungguh-sungguh  dalam menyelesaikan tugas
2.      MT (mulai tampak) jika menunjukkan sudah ada  usaha sungguh-sungguh  dalam menyelesaikan tugas tetapi masih sedikit dan belum ajeg/konsisten
3.      MB (mulai berkembang) jika menunjukkan ada  usaha sungguh-sungguh  dalam menyelesaikan tugas yang  cukup sering dan mulai ajeg/konsisten
4.      MK (membudaya) jika menunjukkan adanya  usaha sungguh-sungguh  dalam menyelesaikan tugas secara terus-menerus dan ajeg/konsisten

Bubuhkan tanda V pada kolom-kolom sesuai hasil pengamatan.
No
Nama Siswa
Religius
Tanggug jawab
Peduli
Responsif
Santun
BT
MT
MB
MK
BT
MT
MB
MK
BT
MT
MB
MK
BT
MT
MB
MK
BT
MT
MB
MK
1.





















2.





















3.





















4.





















5.





















...






















Keterangan
1          BT= kurang
2          MT= sedang
3          MB= baik
4          MK= sangat baik



LEMBAR PENGAMATAN OBSERVASI DAN KINERJA PRESENTASI
Mata Pelajaran: KIMIA
Kelas/Program : XI/IPA
Kompetensi     : K4
No
Nama Siswa
Observasi
Kinerja Presentasi
Jml
Skor

jjr
Disl
tgjwb
peduli
Krjsm
juml
Prnsrt
Visual
Isi
(1)
(2)
(3)
(4)
(5)
(6)
(7)
(8)
(9)
1.       












2.       












3.       












4.       












5.       












6.       












7.       












8.       












9.       












10.   












11.   












12.   












13.   












14.   












15.   












16.   












17.   












18.   












19.   












20.   












21.   


























Keterangan pengisian skor
4.  Sangat tinggi
3.  Tinggi
2.  Cukup tinggi
1.  Kurang

PresentasiKelompok
Aspek:
1. Penguasaan Isi
2. Teknik Bertanya/ Menjawab

3 Metode Penyajian